Kajati Sulsel Ingatkan Kejari Bulukumba untuk Menjauhi Tindakan Tidak Terpuji

Dalam menjalankan tugasnya, institusi Kejaksaan memiliki peran penting sebagai pelayan publik yang harus menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, dalam kunjungannya ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba. Di tengah tantangan yang ada, ia mengingatkan jajaran Kejari Bulukumba untuk menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri, institusi, dan masyarakat. Peringatan ini menjadi penting untuk memastikan bahwa keadilan dan pelayanan yang diberikan tetap sesuai dengan prinsip dan etika yang berlaku.
Kunjungan Kerja Kajati Sulsel di Bulukumba
Kunjungan kerja ini berlangsung pada hari Selasa, 7 April 2026, dan merupakan kunjungan pertama Kajati Sulsel setelah lebih dari lima bulan menjabat. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi didampingi oleh Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) wilayah Sulawesi Selatan, Ny. Ery Didik Farkhan Alisyahdi, serta Asisten Pembinaan Kejaksaan Tinggi, Abdillah SH MH. Tujuan utama dari kunjungan ini adalah untuk mempererat silaturahmi dan memberikan pengarahan strategis kepada seluruh jajaran Adhyaksa di Bulukumba.
Penerimaan dan Laporan dari Kajari Bulukumba
Kepala Kejaksaan Negeri Bulukumba, Erwin Juma, sangat menyambut baik kunjungan ini. Ia mempresentasikan laporan menyeluruh mengenai kondisi dan capaian kinerja institusinya. Dalam laporannya, Erwin merinci kekuatan personel dan fasilitas yang mendukung operasional Kejari Bulukumba.
- Jumlah pegawai di Kejari Bulukumba saat ini mencapai 50 orang, termasuk 13 jaksa dan 37 staf tata usaha.
- Kejari Bulukumba juga memiliki Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) yang berlokasi di Kecamatan Kajang.
- Pemerintah Daerah Kabupaten Bulukumba telah memberikan hibah berupa lahan untuk pembangunan kantor dan rumah dinas pegawai.
- Kejari Bulukumba telah meluncurkan Layanan Ruang Saksi Prima yang bertujuan memberikan kenyamanan dan keamanan bagi saksi di Pengadilan Negeri Bulukumba.
- Disajikan pula progres dan target positif dari setiap seksi di lingkungan Kejari Bulukumba.
Pentingnya Pelayanan Publik dan Integritas
Menanggapi laporan tersebut, Kajati Sulsel memberikan apresiasi sekaligus pengarahan yang tegas kepada seluruh jajaran. Dr. Didik Farkhan Alisyahdi menekankan bahwa peran utama jaksa dan institusi Kejaksaan adalah sebagai pelayan masyarakat, terutama bagi mereka yang tengah mencari keadilan. Dalam pengarahannya, beliau mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan publik terhadap institusi hukum.
Program Prioritas Kajati Sulsel
Dalam upaya meningkatkan kinerja dan pelayanan, Kajati Sulsel memaparkan tiga program prioritas yang harus diimplementasikan secara optimal oleh seluruh jajaran Kejaksaan di Sulawesi Selatan. Adapun program-program tersebut meliputi:
- Optimalisasi Penegakan Hukum: Penekanan pada percepatan dan optimalisasi penanganan kasus tindak pidana korupsi di daerah.
- Inovasi Pelayanan Publik: Peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, salah satunya melalui optimalisasi Layanan Saksi Prima.
- Kesejahteraan Pegawai: Memperhatikan kesejahteraan internal jajaran Adhyaksa dengan menyediakan fasilitas tempat tinggal yang layak bagi pegawai.
Menjaga Etika dan Integritas di Kejari Bulukumba
Selama kunjungan ini, Kajati Sulsel menekankan pentingnya menjaga etika dan integritas dalam menjalankan tugas sebagai penegak hukum. Ia mengingatkan seluruh jajaran Kejari Bulukumba untuk menghindari perbuatan tercela yang dapat mencederai nama baik institusi dan merugikan masyarakat yang dilayani. Hal ini menjadi sangat krusial di tengah tantangan yang dihadapi oleh lembaga hukum saat ini.
Relevansi Pelayanan Publik dalam Masyarakat
Pelayanan publik yang baik tidak hanya bergantung pada kebijakan, tetapi juga pada dedikasi dan karakter dari para pegawai yang melaksanakannya. Kajati Sulsel mengingatkan bahwa setiap tindakan yang diambil oleh jaksa harus mencerminkan komitmen terhadap keadilan dan kepentingan masyarakat. Dalam konteks ini, penting bagi Kejari Bulukumba untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan yang ada.
Kesimpulan dari Kunjungan Kerja
Kunjungan kerja yang dilakukan oleh Kajati Sulsel diharapkan dapat memotivasi jajaran Kejari Bulukumba untuk meningkatkan semangat, kedisiplinan, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas mereka. Dengan mengedepankan integritas dan pelayanan yang baik, diharapkan Kejari Bulukumba dapat menjadi contoh bagi institusi hukum lainnya. Semangat ini penting untuk memastikan bahwa sistem hukum di Indonesia dapat berfungsi dengan baik dan memberikan keadilan bagi seluruh masyarakat.





