BPKSDM Parigi Moutong Jawab Isu Jual Beli Jabatan Kepsek: Ajak Masyarakat dan ASN Laporkan ke Inspektorat
Sebuah isu yang memicu kontroversi sedang hangat diperbincangkan di Kabupaten Parigi Moutong. Sebuah dugaan yang cukup serius tentang praktik jual beli jabatan kepala sekolah (kepsek) yang diduga melibatkan pihak-pihak tertentu telah mencuat ke publik dan memicu reaksi dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah setempat.
Pemerintah Daerah Parigi Moutong Menanggapi Isu
Menanggapi isu ini, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumbangan Daya Manusia (BPKSDM) Parigi Moutong, Aktorismo Kay, telah memberikan tanggapan. Aktorismo memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tidak ragu merespons jika menemukan indikasi dari praktik tersebut.
Aktorismo menegaskan kembali bahwa sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki tugas teknis di bidang kepegawaian, pihaknya sangat terbuka dan menerima laporan dari masyarakat maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) terkait dengan isu ini.
Ajakan Aktorismo untuk Melaporkan Indikasi Praktik Jual Beli Jabatan
Sebagai OPD yang bertanggung jawab di bidang kepegawaian, Aktorismo mengajak masyarakat dan ASN yang mengetahui tentang praktik jual beli jabatan di Kabupaten Parigi Moutong untuk melaporkan kepada Inspektorat. Ajakan ini disampaikan melalui pesan WhatsApp.
Pernyataan ini muncul sebagai respons dari berbagai berita yang menyatakan adanya praktik jual beli jabatan kepsek di Parigi Moutong, dimana oknum DPRD dan pejabat diduga terlibat dalam kasus tersebut.
Informasi Tambahan
- Isu ini menjadi perhatian publik dan pemerintah daerah setempat.
- Aktorismo Kay adalah Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPKSDM Parigi Moutong yang memberikan tanggapan terkait isu ini.
- Aktorismo mengajak masyarakat dan ASN untuk melaporkan jika menemukan indikasi praktik jual beli jabatan kepsek.
- Laporan tersebut dapat disampaikan kepada Inspektorat.
- Isu ini mencuat karena adanya dugaan keterlibatan oknum DPRD dan pejabat dalam praktik jual beli jabatan kepsek di Parigi Moutong.