Pemko Medan Berikan Apresiasi Atas Distribusi 2.000 Paket Sembako untuk Warga

Dalam sebuah pertemuan yang diadakan di Aula Kantor Camat Medan Tuntungan, Rico Waas, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Medan memberikan apresiasi terhadap distribusi 2.000 paket sembako yang dilakukan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Senin (16/3/2026).
Masyarakat dan Pemerintah Harus Bersinergi
Menurut Waas, manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendirian. Oleh karena itu, penting bagi semua pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dan stakeholder lainnya, untuk berkolaborasi dan saling membantu. Dengan kolaborasi dan solidaritas, kita dapat membangun kota Medan menjadi lebih baik.
Apresiasi untuk Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI
Waas juga menyampaikan penghargaan kepada Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI yang telah mengambil inisiatif untuk mendistribusikan bantuan kepada masyarakat. Ia menekankan bahwa kegiatan sosial seperti distribusi paket sembako ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama menjelang hari raya Idul Fitri.
Harapan untuk Lebih Banyak Kontribusi
Waas mengungkapkan harapannya agar semakin banyak pihak yang berkontribusi dalam membantu masyarakat. Baik itu pengusaha, komunitas, ataupun individu, semua diharapkan untuk turut serta berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.
Peninjauan Harga Bahan Pokok
Sebelum acara pembagian sembako, Waas juga melakukan peninjauan ke beberapa pasar untuk memastikan stabilitas harga bahan pokok menjelang lebaran. Menurutnya, harga komoditas pangan masih stabil dibandingkan tahun sebelumnya, walaupun ada beberapa komoditas seperti cabai dan daging sapi yang mengalami sedikit kenaikan.
Upaya Pemantauan Harga Bahan Pokok
Waas menegaskan bahwa pemerintah akan terus memantau harga bahan pokok agar tetap stabil menjelang lebaran. Ia menambahkan, hasil pengecekan yang dilakukan pagi hari menunjukkan bahwa sebagian besar harga masih dalam kondisi baik.
Hadirnya Para Pejabat
Dalam acara tersebut, hadir juga perwakilan dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban, para pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Medan, serta camat dan lurah se-Kecamatan Medan Tuntungan.