Tes Performa COD Black Ops 7 di Laptop Gaming Mid-End: Worth It atau Tidak?

Seri terbaru Call of Duty, Black Ops 7, menjadi sorotan besar di dunia game tahun 2025.
Persyaratan Teknis COD Black Ops 7 Untuk Laptop Mid-End
Sebelum membahas hasil uji, perlu diketahui persyaratan teknis dasar yang dibutuhkan oleh game ini. COD Black Ops 7 meminta prosesor minimal AMD Ryzen 5 5600H, memori cukup besar, dan GPU setara RTX 3060 Mobile. Namun, tes kali ini dilakukan dengan laptop mid-end sesungguhnya: Intel i5-11400H, RTX 3050 Ti, serta dual channel setup. Pada konfigurasi tersebut, dapat diketahui seberapa optimal game ini berjalan di kelas laptop mainstream.
Tes FPS Game Black Ops 7 Pada Kelas Menengah
Saat dilakukan pengujian, game ini memperlihatkan hasil yang cukup stabil. Setting menengah ke tinggi, rata-rata frame rate cukup lancar di atas 60 FPS. Di mode multiplayer, frame rate menurun sedikit, tapi tetap stabil di sekitar angka aman. Efek pencahayaan yang intens dan asap partikel bisa menambah beban GPU, namun tidak menyebabkan lag berat. Secara umum, perangkat menengah masih sangat mampu menjalankan COD Black Ops 7 dengan lancar.
Kualitas Tampilan Permainan Yang Detail
Aspek utama dari seri terbaru ini tentu saja peningkatan grafis signifikan. Dengan engine terbaru, setiap detail lingkungan terlihat tajam bahkan di pengaturan menengah. Efek bayangan lebih realistis dan refleksi di air atau kaca menambah imersi. Meski laptop mid-end, hasil visual masih memuaskan, membuat Black Ops 7 terlihat premium.
Stabilitas Termal Laptop Saat Bermain Game Ini
Suhu adalah faktor penting saat bermain game berat. Ketika dimainkan selama satu jam, temperatur CPU berada di kisaran 78–85°C, sementara kartu grafis masih tergolong stabil. Kipas laptop bisa menjaga kestabilan suhu tanpa menimbulkan kebisingan berlebihan. Temuan ini menunjukkan bahwa game ini masih aman dijalankan di laptop mid-end, asalkan ventilasi tidak tertutup.
Setting Grafis Terbaik Untuk Performa Maksimal
Untuk menjaga keseimbangan, pemain dapat mengikuti pengaturan grafis berikut: Texture Quality: Medium–High Shadow Detail: Medium Anti-Aliasing: SMAA Ray Tracing: Off V-Sync: Optional DLSS / FSR: On (Performance Mode) Dengan kombinasi ini, performa berjalan stabil di 80 FPS. Kualitas grafis tetap memuaskan, tapi konsumsi daya lebih efisien. Pengaturan ini sangat ideal untuk streaming atau konten gameplay.
Daya Tahan Baterai Saat Bermain Game Berat Ini
Satu hal yang patut dicatat adalah daya baterai. Seperti game AAA lain, COD Black Ops 7 memerlukan banyak energi. Jika bermain tanpa charger, perangkat menengah mampu bertahan sekitar kurang dari 2 jam. Namun, jika bermain dengan charger, performa meningkat dan temperatur lebih terkendali.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil tes, COD Black Ops 7 terbukti masih sangat worth it di kelas menengah. Selama pengaturan disesuaikan, kamu bisa menikmati pengalaman lancar dengan kualitas tampilan tinggi. Walaupun tidak semua efek bisa diaktifkan, sensasi bermain tetap maksimal. Kesimpulannya, Black Ops 7 tetap sepadan untuk dijalankan di laptop mid-end. Judul ini menawarkan sensasi yang seru tanpa harus upgrade mahal. Kesimpulannya, kalau kamu punya laptop gaming mid-end, game ini adalah pilihan tepat. Waktunya beraksi di medan perang digital yang penuh adrenalin!






