Bupati Karo Antonius Ginting Resmikan Pembangunan Gedung Gereja GKPS Syaloom Kabanjahe

Dalam suasana penuh kebersamaan dan semangat religius, Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes, menghadiri acara Pesta Pembangunan Gedung Gereja GKPS Syaloom yang berlangsung di Balai Milala Mas, Kabanjahe, pada hari Minggu, 7 Juni 2026. Acara ini tidak hanya menjadi momen penting bagi jemaat, tetapi juga sebagai simbol dari kekuatan persatuan dan gotong royong yang mengakar dalam masyarakat.
Pentingnya Pembangunan Gedung Gereja
Dalam sambutannya, Bupati Antonius Ginting memberikan apresiasi yang mendalam atas penyelenggaraan acara tersebut. Ia menekankan bahwa pembangunan gereja bukan hanya sekadar aktivitas penggalangan dana, tetapi merupakan cerminan dari kesatuan dan semangat kolaborasi yang tinggi di kalangan seluruh jemaat. Hal ini menunjukkan bahwa ketika sebuah komunitas bersatu, mereka mampu mencapai tujuan yang lebih besar.
Bupati Ginting mengungkapkan, “Membangun gedung gereja adalah sebuah tanggung jawab yang tidak bisa dianggap remeh. Kami yakin bahwa dengan iman dan kerjasama yang solid, tidak ada yang mustahil untuk dicapai.” Pernyataan ini menggambarkan keyakinan yang mendalam bahwa setiap upaya, baik besar maupun kecil, memiliki dampak signifikan ketika dikerjakan secara kolektif.
Peran Strategis Gereja bagi Masyarakat
Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa pembangunan rumah ibadah seperti gereja memiliki makna yang sangat strategis dalam konteks sosial dan spiritual. Gereja diibaratkan sebagai laboratorium spiritual, tempat di mana mental, karakter, dan iman jemaat, khususnya generasi muda, dibentuk. Ini adalah fondasi penting yang diharapkan dapat menciptakan individu yang berintegritas dan takut akan Tuhan.
- Menjadi pusat pembelajaran spiritual
- Membangun karakter dan integritas jemaat
- Memberikan dukungan moral bagi masyarakat
- Menjadi wadah kegiatan sosial dan budaya
- Mendorong kerjasama antar jemaat
Harapan untuk GKPS dan Pemerintah Daerah
Bupati Ginting juga berharap bahwa GKPS dapat terus berperan sebagai mitra strategis bagi pemerintah daerah dalam menciptakan kehidupan yang harmonis. Tujuannya adalah untuk mewujudkan visi Karo yang beriman, berbudaya, modern, unggul, dan sejahtera berkelanjutan. Kerjasama yang erat antara gereja dan pemerintah akan sangat berkontribusi terhadap pembangunan sosial dan spiritual di Karo.
Partisipasi Seluruh Jemaat
Di penghujung sambutannya, Bupati Antonius Ginting mengajak seluruh jemaat, para perantau, dan simpatisan untuk memberikan dukungan terbaik mereka dalam pembangunan gedung gereja ini. Ia mendoakan agar gedung yang diimpikan dapat segera terwujud dan berdiri megah sebagai tempat ibadah yang mulia.
Acara ini juga dihadiri oleh berbagai tokoh penting yang berperan sebagai penasihat panitia pembangunan, termasuk Dr. Jopinus Ramli Saragih, S.H., M.H. yang merupakan anggota Tim Penasihat Presiden Bidang Pertahanan Dalam Negeri, serta Sumihar Salmon Sagala, SE., anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara. Kehadiran mereka menambah bobot dan makna acara ini, mencerminkan komitmen bersama untuk membangun Karo yang lebih baik.
Kesimpulan dari Acara Pembangunan
Melalui acara Pesta Pembangunan Gedung Gereja GKPS Syaloom, terlihat jelas bahwa masyarakat Kabanjahe tidak hanya berkomitmen untuk membangun fisik gereja, tetapi juga memperkuat ikatan sosial dan spiritual di antara mereka. Dengan dukungan dari pemerintah dan partisipasi aktif seluruh jemaat, harapan untuk memiliki gedung gereja yang megah dan berfungsi dengan baik akan segera terwujud. Ini adalah langkah penting menuju masa depan yang lebih baik bagi semua warga Karo.
Dengan demikian, pembangunan gedung gereja GKPS Syaloom bukan hanya sekadar proyek fisik, melainkan merupakan manifestasi dari iman, harapan, dan cita-cita bersama masyarakat yang ingin membangun lingkungan yang lebih damai dan harmonis. Semoga semua upaya ini dapat membawa berkah dan kemuliaan bagi nama Tuhan.


