Wabup Tiorita Menggali Strategi UHC Bersama BPJS Kesehatan Kabanjahe

Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat, Wakil Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Cabang BPJS Kesehatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, pada Senin, 18 Mei 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari strategi pelaksanaan program Universal Health Coverage (UHC) yang merupakan inisiatif penting dalam menjamin akses kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Komitmen Pemerintah Kabupaten Langkat
Kunjungan Tiorita merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Langkat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Melalui optimalisasi kepesertaan dan keaktifan BPJS Kesehatan, diharapkan masyarakat dapat memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih baik dan merata.
Dalam acara tersebut, Tiorita didampingi oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Ketua DPRD Langkat, Sribana PA, serta Wakil Ketua DPRD, Ajai Ismail, dan beberapa kepala dinas lainnya, termasuk Kepala Dinas Kesehatan, dr Juliana, serta Kabag Umum, Mahardhika Sastra Nasution. Rombongan ini menunjukkan dukungan kuat dari pemerintah daerah dalam upaya mewujudkan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat.
Diskusi yang Produktif
Kedatangan rombongan Pemerintah Kabupaten Langkat disambut dengan hangat oleh Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kabanjahe, dr Kiki Chrismar Marbun, beserta stafnya. Pertemuan ini berlangsung dengan suasana yang produktif, di mana berbagai isu terkait pelaksanaan UHC dibahas secara mendalam. Program ini menjadi salah satu prioritas utama Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam diskusi tersebut, pihak BPJS Kesehatan Kabanjahe memaparkan capaian yang telah diraih dalam hal kepesertaan. Kabupaten Karo telah mencapai tingkat kepesertaan BPJS Kesehatan sebesar 98% dengan tingkat keaktifan peserta mencapai 85%. Sebagai perbandingan, tingkat keaktifan peserta BPJS Kesehatan di Kabupaten Langkat saat ini berada pada angka 80,09%. Data ini menunjukkan perlunya upaya lebih lanjut untuk meningkatkan partisipasi masyarakat di Langkat.
Belajar dari Pengalaman Kabupaten Karo
Tiorita menjelaskan bahwa tujuan dari kunjungan ini adalah untuk mempelajari pola sinergi dan strategi yang diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Karo dalam mendukung keberhasilan program UHC. Ia menekankan pentingnya untuk melihat langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Kabupaten Karo, yang bisa menjadi referensi bagi Kabupaten Langkat.
“Kami ingin memahami secara langsung langkah-langkah yang diambil Kabupaten Karo untuk meningkatkan cakupan dan keaktifan peserta BPJS Kesehatan. Hal-hal positif yang diterapkan di sini nantinya akan kami evaluasi dan bisa diaplikasikan di Kabupaten Langkat,” ungkap Tiorita dengan semangat.
Meningkatkan Akses Layanan Kesehatan
Wakil Bupati Langkat menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Langkat terus berupaya untuk meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Upaya ini mencakup penguatan program jaminan kesehatan yang berkelanjutan dan merata. Dalam konteks ini, UHC menjadi salah satu pilar yang sangat penting untuk mewujudkan sistem kesehatan yang inklusif.
- Meningkatkan kepesertaan BPJS Kesehatan
- Mendorong keaktifan peserta dalam memanfaatkan layanan kesehatan
- Berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memperkuat program kesehatan
- Melakukan sosialisasi mengenai pentingnya jaminan kesehatan
- Menerapkan kebijakan yang mendukung akses kesehatan bagi seluruh masyarakat
Kunjungan kerja ini diharapkan dapat memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Langkat dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat dan mempercepat pencapaian Universal Health Coverage secara optimal. Dengan langkah-langkah strategis yang diambil, diharapkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Langkat dapat lebih baik dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Langkah proaktif yang diambil oleh Wakil Bupati Tiorita dan rombongan menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Langkat dalam menghadapi tantangan di sektor kesehatan. Melalui kerjasama dan sinergi antara pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan, diharapkan dapat tercipta sebuah sistem kesehatan yang efisien dan efektif bagi masyarakat.
